Sabtu, 29 Oktober 2011
sebuah kesalahan masa lalu saya datang tiba-tiba menghampiri dan menyapa, saya tidak dapat mengelak, saya harus berhadapan dengannya. apakah sikap saya, saya berpura2 tidak mengingatnya. dengan semua perubahan dalam hidup saya dan hidupnya tidak ada sedikit pun waktu untuk mengulang kesalahan yang sama. bagi saya, perjalanan baru saja dimulai dan tidak ada kesempatan untuk berbuat salah lagi, karena setiap harapan dan impian untuk meniti masa depan adalah kesempatan yang berharga untuk di sia2kan.
kemarin seorang teman mengirim pesan menanyakan kabar kepada saya dan saya menjawab baik, dan menanyakan kabarnya sekarang. jawabnya
Baik2 aj sh walo kdng agk bt ya biasalah byk mslh btubi tubi.......jd cape d
saya jawab namanya hidup... siapa pun punya masalah... dengan masalah menjadikan kita hidup
saya jawab namanya hidup... siapa pun punya masalah... dengan masalah menjadikan kita hidup
lebih dewasa dan mendewasakan diri kita dalam hidup.
saya masih menyimpan dendam dan rasa luka hati yang mendalam terhadap seseorang yang saya
anggap teman ternyata menusuk saya dari belakang.
dan sampai saat ini saya tidak tahu tujuan dan maksudnya untuk berbuat itu dan saya pun
menganggap dia bukanlah seorang "teman"
Terimalah karmamu
Hidup tidak pernah semudah apa yang kita pikirkan. tak pernah semua berjalan seperti apa yang kita rencanakan, jadwalkan. tapi semua kemudahan maupun kesukaran akan berlalu seiring waktu. kadang kita hanya menyesali ketika semua kebaikan yang kita lakukan malah menjadi bumerang bagi kita sendiri.
mengapa kebaikan yang saya lakukan seolah tidak mendapatkan manfaat bagi saya?
mengapa setelah saya memberikan apa pun yang saya punya, mengajarkan yang saya tahu, menyisihkan waktu saya, masih saja tidak memberikan kebaikan kepada saya?
ketika perasaan mengharap, orang seharusnya bersyukur, menikmati apa yang kita punya sekarang tanpa harus menilai bahwa saya paling sengsara,saya paling menderita.
saya berkaca apakah mungkin kebaikan saya mengikis kejahatan saya di masa lalu?
apabila tidak, mungkin saya akan menerima lebih buruk daripada yang saya terima sekarang.
tanamur-elteha lantai 2 for 29/10/2011 at 17.40
mengapa kebaikan yang saya lakukan seolah tidak mendapatkan manfaat bagi saya?
mengapa setelah saya memberikan apa pun yang saya punya, mengajarkan yang saya tahu, menyisihkan waktu saya, masih saja tidak memberikan kebaikan kepada saya?
ketika perasaan mengharap, orang seharusnya bersyukur, menikmati apa yang kita punya sekarang tanpa harus menilai bahwa saya paling sengsara,saya paling menderita.
saya berkaca apakah mungkin kebaikan saya mengikis kejahatan saya di masa lalu?
apabila tidak, mungkin saya akan menerima lebih buruk daripada yang saya terima sekarang.
tanamur-elteha lantai 2 for 29/10/2011 at 17.40
these too will pass
A little bit of things..
Pada suatu ketika, seorg raja meminta kpd tukang emasnya yg sdh tua renta utk menuliskan sesuatu di dlm cincinnya.
Raja berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yg bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman & perjalanan hidupmu, spy itupun bisa menjadi pelajaran utk hidup saya".
Berbulan2 si tukang emas yg tua itu membuat cincinnya, tetapi lebih sulit menuliskan apa yg penting di cincin emas yg kecil itu.
Akhirnya setelah berdoa & berpuasa, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pd sang raja. Dan dgn tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya,
"THIS TOO, WILL PASS"
("DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU").
Awalnya sang raja tdk terlalu paham dgn apa yg tertulis di sana. Tp, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yg pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu & iapun menjadi lebih tenang, “Dan inipun akan berlalu.”
Dan tatkala ia sedang ber-senang2, iapun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas ia menjadi rendah hati kembali.
Betul!
Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu, "Dan inipun akan berlalu."
Kalimat ini, kalau direnungkan dgn bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup. Tdk ada satupun yg abadi.
Jadi, ketika kita punya masalah, tdklah perlu terlalu bersedih. Tp, tatkala kita sedang senang, nikmatilah selagi kita bisa senang
Ingatlah....
Apapun yg kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.
Semoga kita semua bisa menjadi orang yang:
• tetap SEJUK di tempat yg Panas...
• tetap MANIS di tempat yg begitu Pahit...
• tetap merasa KECIL meskipun telah menjadi Besar... &
• tetap TENANG di tengah Badai yg paling Hebat
Pada suatu ketika, seorg raja meminta kpd tukang emasnya yg sdh tua renta utk menuliskan sesuatu di dlm cincinnya.
Raja berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yg bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman & perjalanan hidupmu, spy itupun bisa menjadi pelajaran utk hidup saya".
Berbulan2 si tukang emas yg tua itu membuat cincinnya, tetapi lebih sulit menuliskan apa yg penting di cincin emas yg kecil itu.
Akhirnya setelah berdoa & berpuasa, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pd sang raja. Dan dgn tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya,
"THIS TOO, WILL PASS"
("DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU").
Awalnya sang raja tdk terlalu paham dgn apa yg tertulis di sana. Tp, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yg pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu & iapun menjadi lebih tenang, “Dan inipun akan berlalu.”
Dan tatkala ia sedang ber-senang2, iapun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas ia menjadi rendah hati kembali.
Betul!
Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu, "Dan inipun akan berlalu."
Kalimat ini, kalau direnungkan dgn bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup. Tdk ada satupun yg abadi.
Jadi, ketika kita punya masalah, tdklah perlu terlalu bersedih. Tp, tatkala kita sedang senang, nikmatilah selagi kita bisa senang
Ingatlah....
Apapun yg kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.
Semoga kita semua bisa menjadi orang yang:
• tetap SEJUK di tempat yg Panas...
• tetap MANIS di tempat yg begitu Pahit...
• tetap merasa KECIL meskipun telah menjadi Besar... &
• tetap TENANG di tengah Badai yg paling Hebat
Langganan:
Postingan (Atom)